Pertama di Jawa Tengah, Wakil Bupati Kendal Resmikan Taman Pengetahuan Narkoba

0
1786
kendalkab.go.id

KENDAL, presidentpost.id – Taman Gajah Mada di Kelurahan Karangsari Kecamatan Kota Kendal diresmikan menjadi Taman Pengetahuan Narkoba oleh Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur. Tampak hadir juga Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono dan anggota Forkompimda lainnya, Sekda Kendal Ir Bambang Dwiyono MT dan pejabat lainnya pada Rabu (18/10).

Kepala BNNK Kendal, AKBP Sharlin Cahaya Primeir Arie mengatakan, program peningkatan fungsi Taman Gajah sebaga Taman Perngetahuan Narkoba merupakan upaya menjadikan Kabupaten Kendal yang sehat tanpa narkoba menuju Kendal sebagai Permata Pantura. Dalam hal ini BNNK Kendal siap bekerja sama dengan semua pihak untuk bersinergi dalam memberantas narkoba.

“Ide awalnya karena setiap saya jalan-jalan ke Taman Gajahmada itu selalu dijumpai bungkus-bungkus obat yang mungkin dipakai oleh anak-anak untuk pesta obat. Saya prihatin, makanya Taman Gajahmada ini dijadikan Taman Pengetahuan Narkoba supaya tidak ada lagi anak-anak yang menggunakan tempat ini untuk pesta obat-obatan atau narkoba,” ungkapnya.

Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Masrur Masykur menyampaikan, wilayah Kabupaten Kendal yang strategis berpotensi besar menjadi sasaran penyebaran narkoba. Untuk itu harus ada komitmen bersama untuk memerangi narkoba. Menurutnya, keluarga merupakan benteng paling kokoh untuk mencegah narkoba. Untuk itu agar selalu membangun keluarga yang sehat, kuat dan sejahtera. “Satukan langkah untuk mendukung Kabupaten Kendal bersih dari narkoba.

Say no to Drugs. Narkoba akan  menghancurkan generasi muda, untuk itu, mari lindungi anak-anak dari narkoba,”ucapnya.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Tri Agus Prasetyo MM mengatakan, ide mewujudkan Taman Pengetahuan Narkoba merupakan inovasi yang luar biasa. Taman ini bisa menjadi sarana untuk mendidik anak-anak hingga dewasa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Dikatakan, saat ini Indonesia menghadapi ancaman narkoba yang luar biasa karena penggunaannya semakin meningkat. Para pengguna sudah meluas di berbagai kalangan, mulai anak-anak sampai dewasa dan berbagai profesi. “Saya sangat mengapresiasi langkah ini, karena satu-satunya di Jawa Tengah  yang menjadikan taman menjadi Taman Pengetahuan Narkoba. Harapannya bisa dicontoh oleh daerah lain,”ujarnya. (KENDALKAB/TPP)