IFC & REI Mega Expo 2017 Hadirkan Para Pengembang Kota Masa Depan Indonesia

0
695

Asosiasi Real Estate Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan REI, mengadakan event Indonesia Future City and REI Mega Expo 2017. Acara tersebut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo yang bertempat di Indonesia Convention and Exhibition, BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (14/9).

Saat membuka acara tersebut, Mendagri Tjahjo Kumulo juga didampingi oleh Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata dan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Dalam sambutannya, Mendagri Tjahjo Kumolo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dalam mengembangkan proyek tempat tinggal dan kawasan perumahan khusunya yang berkaitan dengan program fasilitas perumahan untuk Masyarakt Berpenghasilan Rendah (MBR).

“REI (swasta) ini antara ada dan tiada. Tidak diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini harus diperbaiki. Kerjasama pemerintah dan swasta itu penting. Swasta sudah mau bangun tapi masih terkendala perizinan,” ujarnya saat memberikan kata sambutan.

Ia berharap agar pemerintah, terutama pemerintah daerah, dapat bekerjasama dan mendukung para swasta. Salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam proyek pembangunan rumah adalah dengan menyerdahanakan dan mempersepat prose pembutan ijin pembangunan perumahan.

Ia juga menambahkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, kabupaten dan kota agar program-program pemerintah pusat dapat berjalan lancar dan selesai pada waktu yang tepat.

Sedangkan Bupati Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, selaku ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dalam sambutannya mengapresiasi diadakannya acara ini.

“APEKSI memandang bahwa event ini merupakan salah satu bentuk solusi untuk membantu memecahkan masalah di kawasan perkotaan, khususnya terkait dengan sektor perumahan dan pemukiman,” ujarnya.

Soelaeman Soemawinata mengungkapkan, dalam sambutannya, bahwa satu tolak ukur keberhasilan pembangunan di Indonesia adalah hadirnya kota masa depan yang maju dan mutakhir.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak swasta siap untuk membantu negara ini.

“Sektor swasta harus berperan lebih luas dalam membangun sentra-sentra pertumbuhan ekonomi di luar Jawa, seperti pembangunan kota baru, kawasan wisata, kawasan industri, dalam rangka redistribusi (penyebaran dan pemerataan) pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Pameran properti ini diikuti oleh 200 pengembang properti yang menawarkan bermacam jenis hunian. Beberapa booth pengembang juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi yang dapat menarik minat para pengunjung, seperti booth Jababeka Residence yang menghadirkan atraksi cheerleaders.

Pameran akan berlangsung selama 11 hari sejak 14 September 2017 hingga 24 september 2017.