27 KM Lahan Tol Serang-Panimbang Dibebaskan Bulan Ini

0
1394
Tol Serang Panimbang

PANDEGLANG,presidentpost.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Banten akan membebaskan lahan tol Serang-Panimbang pada September 2017 yang telah selesai didata dan appraisal.

“Lahan yang ada di Kota dan Kabupaten Serang sudah banyak yang siap dibebaskan. Rencananya dibebaskan dulu 27 kilo sampai Rangkasbitung (Kabupaten Lebak-red). Luas lahan yang paling banyak di Pandeglang,” kata Kepala Bappeda Provinsi Banten Hudaya Latuconsina, Sabtu (2/9).

Menurut Hudaya, pembayaran akan dilakukan pada lahan yang sudah 100 persen selesai didata dan memiliki appraisal. Pembayaran akan memakai dana talangan PT Wijaya karya (Wika) Serang Panimbang Tol Road selaku penggarap proyek tol ini. “Sudah ini, sudah pasti. Soalnya uang sudah siap sih. Tinggal bayar saja,” katanya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banten Thoni Fathoni Mukson menyambut baik informasi pembebasan lahan September. Sebab, menurutnya, proses pembebasan lahan Tol Serang-Panimbang molor dari target waktu yang telah ditetapkan.

“Kan memang kendalanya ini keterlambatan tim appraisal yang menaksir harga lahan. Kalau memang akan dibayarkan bulan ini, itu sangat bagus. Jangan sampai peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi yang rencananya dilakukan Oktober nanti molor,” kata Thoni.

Menurutnya, pemerintah harus merespons proyek tersebut dengan sungguh-sungguh, mengingat Tol Serang-Panimbang ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Banten. Selain itu, tol tersebut memiliki peranan penting dalam perkembangan perekonomian di Banten bagian selatan.

“Kalau tol tersebut berhasil dibangun, akses menuju wilayah selatan akan terbuka lebar. Dari enam exit toll, empat di antaranya berada di jalur milik pemerintah kabupaten kota. Itu tentu akan berdampak baik pada potensi-potensi yang dimiliki oleh setiap daerah. Jangan sampai proses pembebasan lahan ini membuat proses selanjutnya molor juga. Makanya, harus cepat dilakukan,” tegasnya. (IND/TPP)