Tambah Utang untuk Bangun Infrastruktur, Darmin: Kalau Tidak Dibangun Kita Akan Jauh Tertinggal

0
405
cdn.tmpo.co

JAKARTA, presidentpost.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan alasan pemerintah kembali menambah utang hingga Rp 467,3 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) tahun anggaran 2017 untuk hal yang prodiktif, yaitu pembangunan infrastruktur. Hal itu ditanyakan oleh parlemen dalam rapat kerja pembahasan RAPBNP 2017 di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat.

Dilihat dari rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB), menurut Darmin, Indonesia termasuk rendah, meskipun bukan menjadi yang paling rendah. “Jadi apakah kita memilih menganut rasio utang terhadap PDB tidak boleh naik, tapi bangun infrastruktur sedikit atau minim,” ucapnya, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/7)

Darmin menuturkan kebutuhan utang digunakan untuk hal yang produktif, salah satunya yaitu pembangunan infrastruktur. “Itulah yang paling tertinggal di kita. Kalau nggak bangun kita nggak akan pernah bisa mendekati mereka. Terlalu jauh, sudah kita tertinggal.” (TMP/TPP)