Masuki Bulan Ramadhan, Cikarang Dry Port Siap Tampung Lonjakan Kegiatan Logistik

0
880
Dry Port

JAKARTA, presidentpost.id – Cikarang Dry Port (CDP) sudah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional dalam menghadapi bulan Ramadhan dan libur lebaran 2017. Hal ini disampaikan oleh Managing Director PT Cikarang Inland Port Benny Woenardi saat menyampaikan presentasi dalam acara Media Gathering yang bertempat di restoran Bebek Bengil, Ubud Building, Jakarta (17/5).

Benny menjelaskan bahwa kereta angkutan peti kemas antara CDP dengan pelabuhan Tanjung Priok telah beroperasi sejak April 2016. Untuk mengantisipasi lonjakan barang maka frekuensi kereta dapat ditingkatkan sehingga konektivitas antara Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri melalui Cikarang Dry Port tetap terjaga tanpa mengganggu arus mudik di jalan raya ataupun jalan tol. Untuk distribusi domestik, rute kereta angkutan peti kemas dari CDP ke Surabaya dan sebaliknya sudah beroperasi.

Ia juga menambahkan bahwa optimisme pertumbuhan perdagangan pada 2017 tak terlepas dari prediksi naiknya kinerja ekspor impor menjelang Ramadhan dan Lebaran. Ia menjelaskan, “Impor juga akan naik mengingat struktur perdagangan kita sejauh ini masih didominasi impor daripada ekspor. Namun, kami berharap kinerja ekspor pun menjadi lebih baik dan tak lagi bertumpu pada ekspor bahan mentah tetapi lebih banyak dari produksi manufaktur.”

CDP juga sudah mengembangkan dan menerapkan konsep smart port sistem gerbang otomatis (auto gate system), e-DO, e-Biling and e-Payment dalam satu atap terhubung dengan sistem pelayanan kepelabuhan, bea cukai dan karantina serta bank untuk mempercepat dan mempermudah distribusi barang guna mendukung kelancaran sistem logistik nasional.  Ini merupakan satu langkah awal untuk menuju sistem yang paperless.

Untuk mendukung konsep smart port ini, dalam waktu dekat Cikarang Dry Port juga akan meluncurkan aplikasi mobile berbasis android dan iOS yang akan mempermudah pengguna jasa untuk melakukan tracking container, cek tagihan, melakukan order, serta melakukan cek jadwal kapal dan kereta kapanpun dan dimanapun.

Selain itu, dia mengatakan CDP telah mencatatkan pertumbuhan volume sebesar 20% pada kuartal I/2017. Dia optimistis kinerja CDP pada tahun ini akan mencapai target menyusul mulai banyaknya pelanggan baru yang memanfaatkan konsep layanan inland port.

Pertumbuhan jumlah pelanggan baru ini mencapai 500 perusahaan hingga kuartal I/2017, dimana pada awal pengoperasian CDP pada tahun 2012 hanya 3 perusahaan. “Pertumbuhan eksponensial terjadi terutama pada 2014 hingga saat ini,” jelasnya.

Benny menambahkan kenaikan pelanggan itu terjadi karena Cikarang Dry Port mengutamakan berbagai kemudahan, fasilitas yang mencukupi, dan diperkuat dengan multimoda distribusi sehingga menimbulkan efisiensi biaya dan waktu.

Di CDP, bisnis Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk komoditas kapas terus berkembang dan sudah melayani pedagang kapas internasional yang secara rutin mendatangkan ribuan ton kapas untuk puluhan pembeli kapas lokal. (RGP/TPP)