Senior Living Sebagai Gaya Hidup Lanjut Usia

0
1173

SenLiv

Sabtu, 14 Februari 2015 – Asosiasi Senior Living Indonesia mengadakan expo pada tahun ini dengan judul “Senior Living Sebagai Gaya Hidup Lanjut Usia”. Acara diadakan di Balai Kartini Jakarta.

Acaranya menampilkan penjelasan pentingnya kebutuhan lansia dalam menikmati hari-hari tua mereka. Selain itu dalam acara tersebut juga acara bincang-bincang mengenai Alzheimer.

Ahli kesehatan, Dr Sonia Wibisono, menjelaskan alzheimer adalah penyakit yang mematikan sel-sel otak sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Pengidap alzheimer mempunyai masalah dengan ingatan, penilaian, dan berpikir. Hal itu membuat penderita penyakit tersebut sulit bersosialisasi. Pada usia tua, kata Sonia, penyakit tersebut bisa juga disebabkan oleh banyaknya penyakit yang diidap saat itu maupun kekurangan perhatian. Oleh karena itu, anak harus bisa menjaga perasaan orang tua.

Selain itu, pada bincang-bincang tersebut juga dibahas mengenai pentingnya caregiver sebagai profesi perawat lansia. Perawat lansia atau “caregiver” bertugas melayani, memberi perhatian dan kasih sayang pada klien yang ditanganinya. Tenaga perawat lansia dibutuhkan oleh para lansia, agar tetap bisa independen, namun harus tetap ada yang mengawasi. Para lansia tidak tepat jika ditempatkan di panti jompo.

 

SenLiv01

 

Jababeka selaku pengelola Senior Living D’Khayangan di Cikarang, akan memperluas jaringan pelayanannya ke kawasan Tanjung Lesung dan Morotai. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur PT. Jababeka, Tbk. , SD Darmono, pada acara tersebut.

SD Darmono menjelaskan, proyek Senior Living D’Khayangan saat ini telah berada di kawasan Cikarang di atas lahan seluas 8 Ha. Hingga saat ini proyek tersebut telah mengoperasikan 40 unit apartemen dan villa. Nantinya Senior Living @ D’Khayangan akan dilengkapi beragam fasilitas, seperti pelayanan restoran, ruang konsultasi, terapi, ruang aktivitas, salon, spa, dan karaoke.