CRAFINA: Ajang Pembuktian Indonesia Sebagai Produsen Kerajinan Terbaik

0
809

Mengangkat tema ‘From Natural Resources to Creative Product for Lifestyle’, Crafina ke-6 yang berlangsung pada 20-24 November 2013 di Jakarta Convention Center (JCC) resmi dibuka. Acara yang diselenggarakan oleh PT. Media Bina kreasi ini menargetkan 36.000 pengunjung atau peningkatan sebesar 20% dari total pengunjung tahun lalu. Adapun peserta tahun ini terdiri lebih dari 600 perusahaan yang menempati 481 stan (76 stan binaan dinas, 80 stan binaan BUMN dan 325 stan pengusaha individu).

Adanya grafik perkembangan yang menunjukkan peningkatan nilai ekspor produk kerajinan Indonesia pada periode 2008-2012 dengan tren sebesar 5,61%, menandakan Crafina telah menjadi sebuah wahana promosi yang efektif dan strategis bagi pengusaha industri kerajinan Indonesia untuk mendapatkan peluang-peluang pasar di dalam maupun luar negeri.

Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan yang membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Crafina diselenggarakan guna meningkatkan daya saing produk kerajinan Indonesia di pasar nasional (lokal) maupun global.

“Tingginya minat pasar internasional terhadap kerajinan Indonesia, dikarenakan kerajinan Indonesia merupakan produk hasil sentuhan seni dan budaya Indonesia dengan cita rasa tinggi, kreatif dengan sederet keistimewaan serta keunikan lainnya yang tidak dimiliki dan bahkan tidak dapat disaingi oleh produk bangsa-bangsa lain di dunia,” tambahnya.

Menteri perdagangan kembali mengingatkan bahwa masalah utama yang dimiliki oleh para pengrajin di berbagai daerah adalah permodalan. “Hambatannya adalah dari sekian juta penduduk Indonesia, hanya 20% saja yang mempunyai akses ke rekening bank,” ungkapnya.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju penggunaan telpon genggam mungkin bisa dimanfaatkan sebagai salah satu akses yang mudah dalam mengatasi masalah tersebut, mengingat sekitar 200 juta penduduk Indonesia saat ini disinyalir menggunakan telpon genggam. Maka dari itu kementerian perdagangan akan mencari solusi yang tepat, salah satunya dengan mengajak pemilik teknologi komunikasi dan juga para pemimpin perbankan untuk bisa saling berkolaborasi agar akses pendanaan bisa lebih mudah bahkan bagi pengrajin yang belum memiliki akses ke rekening bank sekalipun. (cn/tpp)

Chandra_Crafina 01  Chandra_Crafina 02